Laporan Keuangan UMKM Apa Saja: Isi Minimum SAK EMKM, Aturan Pajak, dan Contoh Satu Bulan
Daftar laporan keuangan yang dibutuhkan UMKM menurut SAK EMKM dan aturan pajak: neraca, laba rugi, catatan atas laporan keuangan, dan arus kas, siapa yang memintanya, beda pembukuan dan pencatatan, serta contoh angka satu bulan dari warung ayam geprek.Laporan keuangan UMKM yang diminta standar SAK EMKM ada tiga: laporan posisi keuangan (neraca), laporan laba rugi, dan catatan atas laporan keuangan. Laporan arus kas tidak termasuk laporan minimum SAK EMKM, tetapi layak dibuat karena hanya laporan ini yang menjelaskan mengapa laba tidak sama dengan uang di rekening. Untuk pajak, usaha berbentuk badan wajib menyelenggarakan pembukuan yang ditutup dengan neraca dan laba rugi, sedangkan orang pribadi dengan omzet sampai Rp4,8 miliar setahun bisa cukup melakukan pencatatan bila memenuhi syarat tertentu.
Diperbarui: 7 November 2026
Panduan ini menyusun laporan menurut siapa yang memintanya: Anda sebagai pemilik, kantor pajak, dan pihak luar seperti bank atau calon mitra. Di bagian akhir ada contoh satu bulan dari sebuah warung ayam geprek, dengan angka yang saling mengunci antarlaporan.
Laporan keuangan UMKM menurut SAK EMKM
SAK EMKM adalah standar akuntansi keuangan dari Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) untuk entitas mikro, kecil, dan menengah yang tidak memiliki akuntabilitas publik signifikan, berlaku efektif sejak 1 Januari 2018. Menurut halaman resmi IAI tentang SAK EMKM, standar ini memakai biaya historis sebagai dasar pengukuran dan mensyaratkan pemilik memisahkan kekayaan pribadinya dari kekayaan usaha. Syarat kedua ini sering diremehkan, padahal tanpa pemisahan itu tidak ada laporan yang bisa dipercaya.
Daftar bab SAK EMKM memuat bab tersendiri untuk laporan posisi keuangan, laporan laba rugi, dan catatan atas laporan keuangan. Tidak ada bab untuk laporan arus kas maupun laporan perubahan ekuitas. Artinya, tiga laporan itulah minimumnya. Empat istilah yang perlu Anda pegang:
- Laporan posisi keuangan (neraca) adalah daftar aset, liabilitas, dan ekuitas usaha pada satu tanggal tertentu.
- Laporan laba rugi adalah ringkasan pendapatan dan beban selama satu periode, dengan hasil akhir berupa laba atau rugi.
- Catatan atas laporan keuangan adalah penjelasan tertulis yang menyertai angka, misalnya standar yang dipakai, kebijakan akuntansi, dan rincian pos yang penting.
- Laporan arus kas adalah laporan uang tunai dan saldo bank yang masuk dan keluar selama satu periode, dikelompokkan menjadi aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan.
Kapan SAK EP yang berlaku
SAK EP (Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat) adalah standar IAI untuk entitas tanpa akuntabilitas publik yang menerbitkan laporan keuangan bertujuan umum bagi pengguna eksternal, berlaku efektif 1 Januari 2025. Menurut halaman IAI tentang SAK EP, standar ini terdiri dari 35 bab dan contoh ilustrasinya diadopsi dari IFRS for SMEs, jauh lebih panjang dari 18 bab SAK EMKM.
Usaha kecil biasanya mulai memakai SAK EP dalam dua keadaan: usaha sudah tidak memenuhi kriteria UMKM dalam peraturan perundang-undangan (IAI merujuk UU 20/2008), atau pengguna laporan, seperti investor atau pemberi pinjaman besar, membutuhkan informasi yang tidak disediakan SAK EMKM. IAI sendiri menyarankan entitas yang memenuhi syarat tetap menimbang apakah kesederhanaan SAK EMKM cukup untuk kebutuhan pembaca laporannya.
Siapa meminta laporan apa
Laporan yang sama dibaca dengan pertanyaan berbeda oleh orang yang berbeda. Tabel ini membantu Anda memprioritaskan.
| Laporan | Pertanyaan yang dijawab | Siapa yang biasanya meminta |
|---|---|---|
| Neraca | Apa yang dimiliki usaha, berapa utangnya, berapa bagian pemilik | Pemilik, kantor pajak bagi wajib pembukuan, pemberi pinjaman |
| Laba rugi | Untung atau rugi berapa dalam satu periode | Pemilik, kantor pajak, pemberi pinjaman, calon mitra |
| Catatan atas laporan keuangan | Bagaimana angka disusun dan apa rincian pos pentingnya | Pemberi pinjaman, akuntan, pemeriksa |
| Arus kas | Dari mana uang masuk, ke mana keluar, mengapa saldo kas berubah | Pemilik, pemberi pinjaman yang menilai kemampuan bayar |
| Modal dan prive | Berapa setoran dan pengambilan pribadi pemilik | Pemilik usaha perorangan, pasangan usaha |
Untuk pemakaian sehari-hari, laba rugi dan arus kas bulanan paling sering dibuka. Neraca dan catatannya biasanya disusun lengkap setahun sekali, atau saat ada pengajuan kredit.
Yang diminta aturan pajak: pembukuan atau pencatatan
Pembukuan adalah proses pencatatan teratur atas harta, kewajiban, modal, penghasilan dan biaya, serta harga perolehan dan penyerahan barang atau jasa, yang ditutup dengan neraca dan laporan laba rugi untuk tahun pajak tersebut. Definisi ini berasal dari Pasal 1 Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (UU KUP). Pencatatan adalah data yang dikumpulkan teratur tentang peredaran bruto atau penghasilan bruto sebagai dasar menghitung pajak terutang.
Pasal 28 ayat (1) UU KUP, dalam rumusan UU 28/2007, mewajibkan orang pribadi yang berusaha atau menjalankan pekerjaan bebas dan semua wajib pajak badan menyelenggarakan pembukuan. Pengecualiannya kini dirinci dalam Pasal 448 sampai 454 PMK 81/2024. Orang pribadi boleh cukup mencatat bila:
- Memakai Norma Penghitungan Penghasilan Neto (NPPN) dengan peredaran bruto kurang dari Rp4,8 miliar setahun dan memberitahukannya ke Direktur Jenderal Pajak dalam tiga bulan pertama tahun pajak. Yang tidak memberitahu dianggap memilih pembukuan.
- Seluruh peredaran bruto usahanya dikenai PPh final dan/atau bukan objek pajak, dengan jumlah tidak melebihi Rp4,8 miliar setahun. Kelompok ini tidak perlu menyampaikan pemberitahuan NPPN.
- Tidak menjalankan usaha atau pekerjaan bebas sama sekali.
PPh final 0,5% untuk omzet sampai Rp4,8 miliar kini diatur PP 20/2026, yang mengubah PP 55/2022. Penggunanya adalah orang pribadi, perseroan perorangan yang didirikan satu orang, dan koperasi. Perhatikan bahwa perseroan perorangan dan koperasi tetap badan, jadi tetap wajib pembukuan walaupun pajaknya final.
| Aspek | Pembukuan | Pencatatan |
|---|---|---|
| Wajib bagi | Semua badan dan orang pribadi yang tidak memenuhi syarat pencatatan | Orang pribadi pengguna NPPN atau yang seluruh omzet usahanya kena PPh final, dengan batas Rp4,8 miliar setahun |
| Isi minimum | Harta, kewajiban, modal, penghasilan dan biaya, penjualan dan pembelian | Peredaran bruto secara kronologis, ditambah harta dan kewajiban |
| Hasil akhir | Neraca dan laba rugi per tahun pajak | Rekap omzet sebagai dasar hitung pajak |
| Lama simpan | 10 tahun | 10 tahun |
Satu catatan penting: pencatatan cukup untuk pajak, tetapi tidak menghasilkan neraca. Bila Anda berencana mengajukan kredit atau mencari mitra, susun laporan menurut SAK EMKM walaupun pajak tidak memintanya.
Urutan pencatatan sampai laporan jadi
Alur kerjanya sama untuk usaha apa pun:
- Kumpulkan bukti: nota pembelian, struk, bukti transfer, dan catatan penjualan harian.
- Catat setiap transaksi di buku kas atau aplikasi pada hari yang sama: tanggal, keterangan, akun, jumlah, dan rekening yang dipakai.
- Kelompokkan ke akun yang tetap, misalnya penjualan, bahan, gaji, sewa, peralatan, dan prive.
- Tutup bulan: cocokkan saldo kas dan rekening dengan mutasi bank, lalu hitung stok fisik.
- Susun laporan dengan urutan laba rugi, neraca, lalu arus kas.
- Tulis catatan singkat untuk laporan tahunan: dasar penyusunan, kebijakan akuntansi, dan rincian pos besar.
Contoh laporan keuangan UMKM selama 1 bulan
Contoh berikut memakai warung ayam geprek milik perorangan untuk Oktober 2026. Semua angka ilustrasi. Saldo awal 1 Oktober: kas dan bank Rp 8.000.000, persediaan bahan Rp 2.000.000, peralatan Rp 18.000.000, utang ke pemasok Rp 1.000.000, modal pemilik Rp 27.000.000.
| Laba rugi Oktober 2026 | Jumlah |
|---|---|
| Penjualan | Rp 42.000.000 |
| HPP: bahan awal 2 juta, pembelian 17 juta, bahan akhir 2,5 juta | Rp 16.500.000 |
| Laba kotor | Rp 25.500.000 |
| Gaji, sewa, listrik air dan gas, kemasan | Rp 12.500.000 |
| Penyusutan peralatan | Rp 500.000 |
| Laba sebelum pajak | Rp 12.500.000 |
Arus kas bulan yang sama: penerimaan dari pelanggan Rp 42.000.000, pembayaran ke pemasok Rp 16.000.000 (utang lama Rp 1.000.000 ditambah pembelian tunai Rp 15.000.000), beban tunai Rp 12.500.000, sehingga kas bersih operasi Rp 13.500.000. Pemilik membeli freezer kecil Rp 1.500.000 dan mengambil prive Rp 4.000.000. Kas naik Rp 8.000.000 menjadi Rp 16.000.000.
| Neraca 31 Oktober 2026 | Jumlah |
|---|---|
| Kas dan bank | Rp 16.000.000 |
| Persediaan bahan | Rp 2.500.000 |
| Peralatan setelah penyusutan | Rp 19.000.000 |
| Total aset | Rp 37.500.000 |
| Utang ke pemasok | Rp 2.000.000 |
| Modal: 27 juta ditambah laba 12,5 juta dikurangi prive 4 juta | Rp 35.500.000 |
| Total liabilitas dan ekuitas | Rp 37.500.000 |
Perhatikan kuncinya. Laba Rp 12.500.000, tetapi kas hanya naik Rp 8.000.000. Selisihnya terjelaskan: prive Rp 4.000.000 dan freezer Rp 1.500.000 mengurangi kas tanpa mengurangi laba, stok yang naik Rp 500.000 menahan uang, sedangkan penyusutan Rp 500.000 dan tambahan utang pemasok Rp 1.000.000 mengurangi laba atau menunda pembayaran tanpa mengeluarkan kas. Bila tiga laporan Anda tidak bisa dijelaskan seperti ini, ada transaksi yang salah akun. Format baris laba rugi beserta pos yang sering salah masuk kami bahas di panduan cara membuat laporan laba rugi UMKM.
Ringkasan
- SAK EMKM meminta tiga laporan minimum: neraca, laba rugi, dan catatan atas laporan keuangan.
- Arus kas tidak wajib dalam SAK EMKM, tetapi menjelaskan selisih antara laba dan saldo kas.
- SAK EP berlaku sejak 1 Januari 2025 untuk entitas privat yang butuh laporan lebih lengkap.
- Badan selalu wajib pembukuan; orang pribadi dengan omzet sampai Rp4,8 miliar bisa cukup mencatat bila memenuhi syarat PMK 81/2024.
- Buku, catatan, dan dokumennya wajib disimpan 10 tahun.
Menyusun laporan keuangan UMKM di Polynusa
Modul Akuntansi Polynusa menyusun laba rugi, neraca, dan arus kas dari transaksi yang tercatat. Neraca menampilkan pemeriksaan aset sama dengan liabilitas ditambah ekuitas, arus kas memakai metode langsung dan dicocokkan dengan kas di neraca, dan ada laporan modal dan prive untuk pemilik. Mode Dasar dipakai pemilik untuk mencatat uang masuk dan keluar; mode Profesional menambah jurnal, buku besar, dan aset tetap bagi pemegang buku. Staf bisa mengirim foto nota lewat WhatsApp, AI membaca jumlah, tanggal, dan lawan transaksi, lalu transaksinya dicatat. Alurnya kami jelaskan di artikel mencatat bukti transaksi dari foto WhatsApp.
Batasnya perlu Anda ketahui: catatan atas laporan keuangan tidak dibuat otomatis, jadi bagian itu tetap ditulis Anda atau akuntan, dan pelaporan SPT tetap dilakukan di Coretax. Modulnya bisa dicoba lewat uji coba gratis, dan pilihan paketnya ada di halaman harga.
FAQ
Laporan keuangan UMKM apa saja?
Menurut SAK EMKM, minimumnya laporan posisi keuangan (neraca), laporan laba rugi, dan catatan atas laporan keuangan. Laporan arus kas dan laporan modal dan prive tidak wajib, tetapi berguna bagi pemilik dan pemberi pinjaman.
Laporan keuangan SAK EMKM terdiri dari apa saja?
Tiga laporan: laporan posisi keuangan pada akhir periode, laporan laba rugi selama periode, dan catatan atas laporan keuangan. Daftar bab SAK EMKM dari IAI tidak memuat bab laporan arus kas.
Bagaimana urutan pencatatan laporan keuangan?
Kumpulkan bukti, catat setiap transaksi pada hari yang sama, kelompokkan ke akun, cocokkan kas dan rekening di akhir bulan, lalu susun laba rugi, neraca, dan arus kas. Catatan atas laporan keuangan ditulis terakhir.
Apa beda pembukuan dan pencatatan untuk pajak?
Pembukuan mencatat harta, kewajiban, modal, penghasilan, dan biaya, lalu ditutup dengan neraca dan laba rugi. Pencatatan cukup merekap peredaran bruto ditambah harta dan kewajiban, dan hanya boleh dipakai orang pribadi yang memenuhi syarat PMK 81/2024.
Apakah UMKM yang kena PPh final 0,5% wajib pembukuan?
Orang pribadi yang seluruh omzet usahanya kena PPh final dan tidak melebihi Rp4,8 miliar setahun boleh cukup melakukan pencatatan. Perseroan perorangan dan koperasi tetap badan, jadi wajib pembukuan.
